JAKARTA, RABU – Minder memang tak kenal jenis kelamin dan usia. Siapapun bisa mengalaminya. Berikut, 10 sebab yang sering bikin pria minder.
1. Gemuk
He, ternyata mereka juga minder kalau kegemukan! Tapi konon pria overweight cenderung setia. Riset yang dilakukan di Jerman terhadap 1.000 pria menunjukkan pria overweight kurang suka berselingkuh. Maksudnya “peluang”-nya lebih kecil mungkin?
2. Small size
Meski ungkapan “size doesn’t matter” begitu populer, pria tetap berharap memiliki ukuran vital yang besar. That’s why Mak Erot laku.
3. Kondisi keluarga
“Saya tidak pernah mau menceritakan kondisi keluarga. Saya terlahir dalam keluarga berantakan. Ibu Saya menikah lagi dan ayah pergi entah ke mana.” Bonzu, 27, lajang, pembuat film dokumenter.
4. Perempuan pintar
“Saya suka merasa kecil kalau ngobrol dengan perempuan pintar yang cara bicaranya well educated. Biar enggak minder, saya menggiring dia ngobrolin hal-hal yang sangat saya kuasai.”
Joko, 33, lajang, content developer.
5. Penampilan busuk
“Pede saya pasti drop jika datang ke suatu acara dengan penampilan busuk sementara tamu-tamu yang lain berpenampilan necis.”
Sofyan, 34, menikah, wiraswasta.
6. Pasangan populer
“Gimana enggak minder, saya merasa seperti bayang-bayang, antara ada dan tiada.”
Dimas, 33, menikah, karyawan swasta.
7. Materi kurang
“Saya pernah minder ketika dijodohkan dengan seorang perempuan yang mempunyai materi lebih dari saya. Di saat dia sudah membawa mobil sendiri, saya mas naik bus.”
Choki, 32, lajang, freelancer.
8. Perempuan tinggi
“Saya (sampai) melarang dia menggunakan sepatu berhak ketika jalan berdua.”
Yuldas, 35, lajang, wiraswasta.
9. Pasangan sukses
“Saya mendukung kesetaraan gender. Tetapi tetap saja saya enggan mendekati perempuan yang posisinya lebih tinggi, apalagi jika kami sampai satu kantor.”
Wenning, 24, lajang, marketing.
10. Tidak dibutuhkan
“Saya terpaksa berpisah dengan pasangan karena dia sama sekali tidak butuh saya. Dia tidak pernah minta uang, semua kebutuhan dan tanggung jawab bisa diselesaikan tanpa bantuan saya. Lama-lama saya jadi minder karena dia lebih berperan dari saya.”
Agung, 31, lajang, sales asuransi. (CHIC/Ika Nurul Syifaa)
dari http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.12.12305172&channel=1&mn=35&idx=39
Kalau boleh saya simpulkan sih sebenernya meliputi 3 hal aja kok.
Yang menyangkut fisik
1. Gemuk
2. Small size
5. Penampilan busuk
8. Perempuan tinggi
Menyangkut “kekalahan” dibanding pasangan
4. Perempuan pintar
6. Pasangan populer
9. Pasangan sukses
10. Tidak dibutuhkan
7. Materi kurang
satu hal ini tidak bisa dirubah, Sejarah…
3. Kondisi keluarga
ketiganya bisa di tangkal kalau kita mau mengembangkan “bargain power” lain yang membuat orang lain jadi “terlupakan” pada sisi kekurangan kita. dan untuk memperolehnya memang sih butuh 3 hal lain, yaitu:
- Ulet & Telaten
- Disiplin diri
- dan Berani untuk jadi berbeda.
Untungnya tidak banyak cowok yang bisa memiliki tiga hal barusan, jadi jumlah cowok peminder tetep akan banyak kok. dan beruntunglah bagi yang sudah bisa memiliki tiga hal terakhir.